Kamis, 18 Agustus 2011

Kunci Sukses Trading

Salah satu kunci kesuksesan trading selain kemampuan memanage emosi, adalah konsistensi dalam menjalankan rencana investasi. Sebagaimana pada bisnis konvensional, seorang trader harus terlebih dahulu menerjemahkan tujuan utama. Business plan pada umumnya mencakup strategi jitu, target market yang jelas, kalkulasi biaya dan probabilitas keberhasilan. Ketika rencana awal tidak berjalan sempurna, ada baiknya untuk merancang plan B agar tujuan bisnis tidak berhenti.

Demi meraih hasil yang optimal di pasar keuangan, ada baiknya Anda mulai membuat rencana matang. Masterplan ini nantinya akan menjadi panduan bagi seluruh aktifitas trading Anda di market. Sehingga segala tindakan transaksi tidak akan keluar dari jalur yang ditetapkan.

Keputusan pertama adalah menentukan di pasar mana Kita akan trading, misalnya: GBP/USD, XAU/USD, Cl (Crude Oil) dan sebagainya. Pilihlah pasar yang karakternya sesuai dengan sistem trading Kita (Dalam sistem ini pilih pair yang memberikan gambaran pola Peak n Through yang jelas pad TF Daily atau TF H4)

Jumlah Posisi: Besaran lot yang akan diperjual belikan
Jumlah lot menentukan manajemen resiko dengan mentoleransi besaran resiko yang bisa Kita terima.

Titik masuk: Waktu yang tepat untuk membuka posisi beli atau jual
Titik masuk ditentukan oleh sinyal dari sistem trading yang kita jalankan.

Stop: Waktu yang tepat untuk keluar dari posisi rugi
Titik keluar dari pasar ketika merugi menentukan eksistensi Anda selanjutnya. Lakukan Stop sebelum kita membuka posisi lagi, hal ini penting untuk menjaga Anda tetap berada di pasar.

Exit:Waktu yang tepat untuk keluar dari posisi untung
Titik keluar ketika telah meraup keuntungan bisa mencegah Anda kehilangan profit di depan mata.

Jangan lupa untuk tetap konsisten menjalankan rencana awal. Lakukan evaluasi secara periodik hingga mencapai keuntungan optimal.

by : Bambang Sugiarto


Senin, 15 Agustus 2011

Istilah-istilah Dasar Forex

Equity (Ekuitas) – bagian aman dari rekening klien, dengan mempertimbangkan posisi terbuka, yang terikat dengan saldo dan nilai pengambangan (keuntungan/kerugian) dengan rumus sebagai berikut: Balance (saldo) + Floating rate (nilai pengambangan) + Swap (pertukaran), yaitu dana yang tersedia di rekening klien dikurangi dari jumlah yang diperlukan untuk posisi terbuka, ditambah dengan pendapatan untuk posisi terbuka saat ini.

Free margin (margin bebas) – dana, yang tidak digunakan untuk keamanan posisi terbuka. Dihitung dengan rumus sebagai berikut: Free Margin = Equity – Margin.

Margin (Batas) – Ekuitas wajib yang harus disetor oleh investor untuk menjamin posisi sama dengan 1% (ketika leverage – 1:100) dari setoran posisi terbuka.

Margin level (tingkat margin) – menentukan kondisi dari sebuah rekening. Dihitung dengan rumus sebagai berikut: (Equity/Margin )* 100%.

Base currency (mata uang dasar) – unit mata uang yang dimana sebuah rekening, saldo, biaya komisi dan pembayaran ditujukan dan dihitung.

Balance (saldo) – total hasil keuangan dari transaksi yang telah diselesaikan dengan sempurna dan setoran/penarikan ke/dari rekening.

Broker – firma yang memberikan layanan pengkreditan dan dukungan trader.

Bulls – trader yang bergantung pada eskalasi nilai tukar mata uang.

Bull market – pasar yang cenderung menuju nilai tukar yang terus naik.

Currency pair (pasangan mata uang) – dua mata uang yang menyusun nilai tukar mata uang asing. Sebagai contoh, EUR/USD.

Rising trend (trend yang naik) – setiap kali muncul kurva nilai tertinggi, dibandingkan dengan nilai tukar sebelumnya. Titik kurva terendah dihubungkan dengan garus lurus – garis tren.

Intraday trade – perdagangan yang diarahkan pada perolehan keuntungan dalam satu hari.

Dealing – perdagangan mata uang non-tunai.

Dealing center – perusahaan yang memberikan akses ke pasar uang.

Account history (riwayat rekening) – daftar transaksi dan kegiatran non-trading secara lengkap.

Client – pihak secara fisik maupun legal yang melakukan kegiatan dengan perusahaan.

Client terminal (terminal klien) – produk software MetaTrader 4.xx memungkinkan klien mendapatkan informasi tentang perdagangan pasar keuangan secara real time (kuantitasnya ditentukan oleh perusahaan), melakukan analisis teknis terhadap pasar, melakukan kegiatan, menetapkan/merubah/membatalkan​ pesanan dan menerima pesan dari dealer dan perusahaan.

Trend lines (garis trend) – Garis ini berupa garis lurus, dengan kemiringan positif, yang digambarkan pada grafik melewati titik-titik rendah ketika kecenderungannya naik, dan dengan kemiringan negatif, yang digambarkan pada titik-titik tinggi ketika kecenderungannya menurun. Garis ini menentukan trend saat ini. Garis trend biasanya memberikan sinyal terhadap perubahan kecenderungan.

Client log file – file yang dibuat oleh terminal klien, yang merekam semua permintaan dan pesanan yang dikirim dari klien ke dealer dengan tingkat akurasi 1 detik.

Server log file – file yang dibuat oleh terminal klien, yang merekam semua permintaan dan pesanan yang diterima dari klien ke dealer, dan juga hasil pemrosesan, dengan tingkat akurasi 1 detik.

Margin trading – dengan menggunakan uang pinjaman untuk membeli sekuritas, dengan harapan mendapatkan keuntungan yang bertambah.

Market-makers – bank-bank besar dan firma-firma keuangan yang memberikan likuiditas dengan menerima perdagangan mata uang sisi lainnya, sekuritas atau kontrak di masa mendatang.

Initial margin (margin awal) – Setoran awal dari jaminan yang diperlukan untuk masuk ke suatu posisi sebagai jaminan untuk kinerja di masa mendatang.

Non-trading operation (kegiatan non-trading) – penyetoran atau penarikan dana dari rekening trading, atau penambahan kredit.

Normal market conditions (kondisi pasar normal) – kondisi pasar yang memenuhi persyaratan berikut ini:

- tidak adanya pemutusan yang nyata terkait dengan kutipan platform trading;

- tidak adanya dinamika harga yang terlalu mendadak;

- tidak adanya gap harga yang terlalu besar;

Trade operation volume – jumlah lot dikalikan dengan ukuran lot.

Open position (posisi terbuka) – bagian pertama dari hasil transaksi secara lengkap; pada posisi pembukaan, klien memiliki kewajiban sebagai berikut:

- menutup trading terbalik dengan jumlah yang sama;

- mempertahankan ekuitas yang tidak kurang dari 10% dari margin yang diharuskan.

Market opening (pembukaan pasar) – pembukaan kembali perdagangan setelah akhir pekan, hari libur atau setelah interval istirahat selama sesi perdagangan.

Pending order (pesanan tunggu) – klien menginstruksikan dealer untuk membeli atau menjual ketika harga mencapai level pesanan.

Complete closed transaction (transaksi tertutup sempurna) – terdiri dari dua operasi trading yang berlawanan dan sama (posisi pembukaan dan penutupan): pembelian diikuti dengan penjualan atau penjualan yang diikuti dengan pembelian.

Quote thread – blok data numerik yang menjelaskan arti harga pada periode waktu tertentu.

Pips (points) – unit harga terkecil untuk mata uang asing, juga disebut dengan points.

Lot Size (ukuran lot) – jumlah aset, produk, atau mata uang dasar yang ditentukan di dalam kontrak per satu lot.

Developer (pengembang) – “MetaQuotes Software Corp.” adalah pengembang platform trading.

Accounting currency (Mata uang akuntansi) – unit mata uang dimana operasi penyetoran dan penarikan dilakukan.

Range (kisaran) – jarak antara tingkat dukungan dan tingkat penolakan.

Swap – sumber daya uang yang dikurangi atau ditambahkan ke rekening klien untuk meloloskan posisi dalam satu malam.

Adviser – jenis algoritma manajemen rekening trading dalam bentuk program yang berbasis MetaQuote Language 4. Program ini mengirimkan permintaan dan pesanan ke server menggunakan terminal klien.

Spike – lihat “Non-market quoting”.

Contract specifications (spesifikasi kontrak) – istilah trading yang paling utama (seperti spread, ukuran lot, kuantitas operasi trading minimal, perubahan volume operasi trading, pergerakan, margin awal, margin pengunci, dll) untuk setiap instrumen.

Spread – perbedaan pip antara harga Penawaran dan harga Permintaan.

Account(rekening) – rekening personal khusus yang dibuka oleh klien di perusahaan. Rekening ini digunakan untuk mengimbangi kewajiban klien dan dealer, yang muncul dari kesepakatan di bawah perjanjian saat ini.

Ticker – nomor identifikasi khusus yang diberikan setiap posisi pembukaan atau pesanan tunggu di dalam platform trading

Trading operation (Transaksi trading) – ketika Klien membeli atau menjual instrumen apapun.

Trading platform – sekumpulan software dan sumber daya teknis yang mendukung informasi trading pasar keuangan yang diterima secara real time; memproses transaksi trading, mempertimbangkan kewajiban timbal balik antara klien dan dealer, dan memperhatikan kondisi dan batasan-batasan. Menyesuaikan dengan peraturan saat ini, trading platform terdiri dari terminal “Server” dan terminal “Klien”

Trading Account (rekening trading) – kegiatan pengambilan stok pribadi secara khusus yang didaftarkan pada platform trading, dimana transaksi tertutup, posisi terbuka, transaksi non-pasar secara lengkap tercermin di dalamnya.

Transaction (Transaksi) – kegiatan perdagangan dimana sumber daya uang bergerak dari mata uang dasar ke mata uang yang diminta dan sebaliknya.

Trader – orang, yang berdagang mata uang pada pasar Forex untuk mendapatkan keuntungan.

Trend – arahan pergerakan harga secara umum.

Order level (Level pesanan) – harga order.

Support level (level dukungan) – batas terendah saluran.

Resistance level (level penolakan) – batas tertinggi saluran.

Figure – perubahan harga untuk 100 pips. Sebagai contoh, perubahan harga EUR/USD dari 1,3770 ke 1,3870 0 ini berarti figurnya naik.

Force major circumstances(Kejadian yang tidak terduga) – kejadian yang tidak dapat diramalkan atau dicegah. Yang meliputi: Bencana alam; perang; kegiatan terorisme; tindakan pemerintah, tindakan pihak pemerintah yang berwenang baik eksekutif maupun legislatif; serangan hacker, dan tindakan-tindakan lain terhadap server yang melanggar hukum.

Hedging – operasi yang melindungi aset atau pasiva terhadap fluktuasi nilai tukar mata uang asing.

Harga sebelum kutipan non-market – harga penutupan per menit, sebelum menit dengan kutipan non-pasar. Gap Harga – terjadi ketika:

– Harga Penawaran sekarang lebih tinggi dibanding harga Permintaan sebelumnya;

– Harga Penawaran sekarang lebih rendah dibanding harga Permintaan sebelumnya.

Gap harga pembukaan pasar – terjadi ketika:

– Harga Pembukaan pasar lebih tinggi dibanding harga penutupan pasar sebelumnya;

– Harga pembukaan pasar lebih rendah dibanding harga penutupan pasar;


Sabtu, 13 Agustus 2011

Hedging

Ketika seorang pedagang mata uang masuk ke dalam perdagangan dengan maksud melindungi posisi yang ada atau yang diantisipasi dari pergerakan yang tidak diinginkan dalam nilai tukar mata uang asing, mereka dapat dikatakan telah memasuki hedging forex (hedging). Dengan memanfaatkan hedging dengan benar, seorang pedagang yang trading buy di  mata uang asing dapat melindungi diri dari risiko downside, sedangkan pedagang yang sell pasangan mata uang asing, dapat melindungi terhadap risiko terbalik.
Metode utama dari hadging untuk forex trader ritel adalah melalui kontrak Spot dan Opsi mata uang asing.
Kontrak spot pada dasarnya merupakan jenis perdagangan reguler yang dibuat oleh forex ritel trader. Karena kontrak spot memiliki tanggal pengiriman jangka pendek (dua hari), mereka bukanlah kendaraan hedging yang paling efektif. Kontrak spot reguler biasanya menjadi alasan bahwa hedging diperlukan daripada digunakan sebagai hedging itu sendiri.
Opsi mata uang asing bagaimana pun juga salah satu metode hedging yang paling populer. Seperti pada opsi jenis lain sekuritas, opsi mata uang asing memberikan pembeli hak, tapi bukan obligasi, untuk membeli atau menjual pasangan mata uang dengan nilai tukar tertentu pada beberapa waktu di masa depan. Strategi opsi reguler  dapat digunakan, seperti long straddles, long strangles dan bull  atau bear spreads, untuk membatasi potensi kerugian dari perdagangan yang diberikan.

Strategi Hedging Forex
Sebuah strategi hedging dikembangkan dalam empat bagian, termasuk analisis eksposur risiko trader forex, toleransi risiko dan preferensi dari strategi. Komponen ini membentuk hedging forex:
Menganalisis risiko: trader harus mengidentifikasi jenis risiko dia ambil dalam posisi sekarang atau yang diusulkan. Dari sana, pedagang harus mengidentifikasi implikasi apa saat mengambil resiko untuk tidak hedging, dan menentukan risiko yang tinggi atau rendah di pasar mata uang forex saat ini.
Tentukan toleransi risiko: Pada langkah ini, pedagang menggunakan tingkat toleransi risiko mereka sendiri, untuk menentukan berapa banyak risiko posisi yang perlu dihedging. Perdagangan tidak akan pernah memiliki risiko nol; terserah kepada trader untuk menentukan tingkat risiko yang mereka bersedia ambil, dan  banyak dari mereka bersedia membayar untuk menghilangkan resiko berlebihan.
Tentukan strategi forex hedging: Jika menggunakan opsi mata uang asing untuk risiko hedging perdagangan mata uang, trader harus menentukan strategi mana yang biayanya paling efektif.
Melaksanakan dan memantau strategi: Dengan memastikan bahwa strategi bekerja seperti seharusnya, risiko akan tetap diminimalkan.
Forex trading adalah satu  yang berisiko, dan hedging adalah salah satu cara yang dapat membantu  pedagang untuk meminimalkan jumlah risiko yang mereka ambil. Begitu banyak untuk menjadi pedagang seperti uang dan manajemen risiko, dan memiliki alat lain seperti hedging dalam gudang seperti ini sangat berguna.
Tidak semua broker ritel forex memungkinkan untuk hedging dalam platform mereka. Pastikan untuk meneliti sepenuhnya broker yang  Anda gunakan sebelum mulai perdagangan.